“SIAL” Begitulah kata yang tepat untuk menggambarkan
perasaanku. Kamis kemarin, aku dan Temanku Ghosi berniat untuk mendaftar try
out di SMA 8 Yogyakarta. Rencana awal aku hanya ingin berangkat menggunakan
Trans Jogja.
Sebelum
berangkat, kusempatkan untuk mampir di angkringan pak Har yang terletak di
depan asramaku. Dari situ aku melihat motor pak har yang terparkir di samping
angkringan kemudian aku dan ghosi memutuskan untuk meminjamnya. Karena Helm nya tidak ada, aku memutuskan
meminjam helm milik Laundry yang letaknya di seberang asrama. Tanpa berfikir
panjang, aku langsung berangkat ke SMA 8.
Sepulang
dari SMA 8, aku tak langsung kembali ke
asrama. Ku pikir semua langkah ini telah berhasil tanpa ada yang tahu siapapun.
Aku langsung mengembalikan helm melalui seberang asrama. Tampa kusadarai, Umi
yang sedang membersihkan halaman depan melihat aku dan Gohosi yang menyebrang
sambil menenteng helm.
Sepulang
dari Laundry, aku langsung masuk asrama. Di depan Umi telah menungguku,
kemudian menanya-nanyai aku dan ghosi.
Kami yang belum menyiapkan rencana itu gelagapan setiap di tanyai.
Kami
diinterogasi sangat lama hingga pada intinya Motor Pak Har harus diganti dan orang
tua kami dipanggil plus kami mendapat point “30”. Untung di rumah aku punya motor nganggur, akhirnya aku ikhlaskan motor itu disita hingga nanti habis UN bisa diambil. SIAL..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar