Dari yakinku teguh...
Hati ikhlasku penuh..
Akan karuniamu...
Tanah air pusaka...
Indonesia tercinta...
Syukur aku sembahkan...
kehadiratMu Tuhan...
Aku akan
bercerita tentang sedikit banyak pengalamanku untuk pertama kalinya menjadi
anggota paskibraka. Yaitu pasukan pengibar bendera merah putih, saat upacara
HUT Kemerdekaan indonesia. Aku dan seluruh anggota TONTI Man Yogyakarta 3
ditunjuk menjadi tim Paskibraka Kec. Malti Sleman
H-2 Minggu, sebelum pelaksanaan upacara, kami sudah
terlebih dahulu dikumpulkan untuk mendapatkan bimbingan dan pengarahan serta
pembagian pasukan-pasukan dalam upacara 17an. Aku terpilih menjadi pasukan 8
bersama Mas Fafa, Mas Rafid, Mas Sabda, Mbak Billa, Alya, Widya, Zulfan, dan
Citta. Kami ber-sembilan inilah yang nantinya akan menjadi pengiring sang saka
saat akan dikibarkan.
Latihan yang
cukup panjang dan melelahkan ini kami “lakoni” dengan semangat yang naik-turun.
Kadang ceria, kadang bosen, itu wajar karena latihan rutin yang hanya jalan di
tempat-hormat-langkah tegak, itu diulang-ulang sampai kompak.
H-1, Sebelum
pelaksanaan, malam harinya di ruang AVA Man Yogyakarta 3, aku bersama seluruh anggota Paskibraka Kec. Mlati
melaksanakan prosesi pengukuhan. Prosesi itu melibatkan seluruh peserta dan
pelatih juga kepala Madrasah. Prosesi itu berupa pembacaan ikrar pemuda
sekaligus mencium bendera merah putih secara simbolik yang menunjukan rasa
cinta kita terhadap tanah air.
Hari H, Pukul
06.30 kami berangkat bersama-sama dari madrasah menggunakan pakaian putih-putih
lengkap beserta atributnya. Pukul 08.00, kami memulai aksi kami. Seluruh
kemampuan yang kami peroleh selama latihan kami keluarkan. Dan terbukti,
seluruh proses pelatihan kami tidak sia-sia. Kami semua mendapatkan ucapan
selamat serta acungan jempol dari bapak camat Mlati. Disitulah kebanggaan
muncul dalam diriku. Meskipun hanya lingkup se-Kecamatan, aku sangat bangga
karena ini juga merupakan momen bagiku untuk menunjukan satu bukti rasa cinta
terhadap tanah air. Juga menambah pengalaman untuk menjadi cerita manis kepada
anak cucu kita di masa tua.
“Le, mbiyen mbah tau dadi anggota Paskibraka
ning daerah Sleman wkwkwk”
| PENERIMAAN BENDERA KEPADA PASUKAN DELAPAN |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar