Pages

Rabu, 19 Agustus 2015

SYUKUR

Dari yakinku teguh...
Hati ikhlasku penuh..
Akan karuniamu...
Tanah air pusaka...
Indonesia tercinta...
Syukur aku sembahkan...
kehadiratMu Tuhan...


Aku akan bercerita tentang sedikit banyak pengalamanku untuk pertama kalinya menjadi anggota paskibraka. Yaitu pasukan pengibar bendera merah putih, saat upacara HUT Kemerdekaan indonesia. Aku dan seluruh anggota TONTI Man Yogyakarta 3 ditunjuk menjadi tim Paskibraka Kec. Malti Sleman
H-2 Minggu,  sebelum pelaksanaan upacara, kami sudah terlebih dahulu dikumpulkan untuk mendapatkan bimbingan dan pengarahan serta pembagian pasukan-pasukan dalam upacara 17an. Aku terpilih menjadi pasukan 8 bersama Mas Fafa, Mas Rafid, Mas Sabda, Mbak Billa, Alya, Widya, Zulfan, dan Citta. Kami ber-sembilan inilah yang nantinya akan menjadi pengiring sang saka saat akan dikibarkan.
Latihan yang cukup panjang dan melelahkan ini kami “lakoni” dengan semangat yang naik-turun. Kadang ceria, kadang bosen, itu wajar karena latihan rutin yang hanya jalan di tempat-hormat-langkah tegak, itu diulang-ulang sampai kompak.
H-1, Sebelum pelaksanaan, malam harinya di ruang AVA Man Yogyakarta 3, aku bersama  seluruh anggota Paskibraka Kec. Mlati melaksanakan prosesi pengukuhan. Prosesi itu melibatkan seluruh peserta dan pelatih juga kepala Madrasah. Prosesi itu berupa pembacaan ikrar pemuda sekaligus mencium bendera merah putih secara simbolik yang menunjukan rasa cinta kita terhadap tanah air.
Hari H, Pukul 06.30 kami berangkat bersama-sama dari madrasah menggunakan pakaian putih-putih lengkap beserta atributnya. Pukul 08.00, kami memulai aksi kami. Seluruh kemampuan yang kami peroleh selama latihan kami keluarkan. Dan terbukti, seluruh proses pelatihan kami tidak sia-sia. Kami semua mendapatkan ucapan selamat serta acungan jempol dari bapak camat Mlati. Disitulah kebanggaan muncul dalam diriku. Meskipun hanya lingkup se-Kecamatan, aku sangat bangga karena ini juga merupakan momen bagiku untuk menunjukan satu bukti rasa cinta terhadap tanah air. Juga menambah pengalaman untuk menjadi cerita manis kepada anak cucu kita di masa tua.

 “Le, mbiyen mbah tau dadi anggota Paskibraka ning daerah Sleman wkwkwk”

PENERIMAAN BENDERA KEPADA PASUKAN DELAPAN
HORMAT GRAK!!
NARSIS SAMA PAK POLISI


PASUKAN DELAPAN + PAK SUHARTO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar